30 UMKM Mendapatkan Bantuan Etalase

 30 UMKM Mendapatkan Bantuan Etalase

Palembang, SSID,- Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Bank Sumsel Babel dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel pada Selasa (25/8) menyerahkan bantuan etalase kepada 30 pelaku UMKM yang ada di Sumsel.

Plt kepala Dinas Perdagangan provinsi Sumsel, Iwan Gunawan, mengatakan bantuan etalase yang diberikan kepada 30 pelaku UMKM ini sebelumnya terlebih dahulu di survey agar bantuan nya tepat sasaran.

“Awalnya kita mengusulkan 100 etalase yang di berikan kepada pelaku UMKM.  Namun di karenakan ada nya Pandemi Covid-19, maka anggarannya di extensi hanya 20 etalase yang di setujui sisanya kita gandeng pihak BSB dan dekranasda ternyata disetujui,” kata Iwan Gunawan.

Harapan nya dengan bantuan ini bisa kembali motivasi yang mana saat ini perekonomian mulai naik lagi. Dan sektor UMKM yang mendapatkan bantuan ini yakni  industri kerajinan seperti menjahit, craft maupun kuliner.

“Mereka kita survey terlebih dahulu, apakah usaha nya benar benar ada, tidak fiktif sehingga bantuan ini memang tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Utama BSB, Achmad Syamsudin, mengatakan bantuan 30 etalase yang di berikan ke pelaku UMKM diharapkan bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi konsumen yang melihatnya.

“Kita ingin pelaku UMKM bisa paham bagaimana menata dagangan nya supaya bisa laku, kebersihan nya terjaga dan penampilan nya juga bisa menarik konsumen,” kata Achmad Syamsudin.

Masih kata Syamsudin, BSB untuk tahun ini mendapatkan jatah dana kredit usaha rakyat (KUR) sebanyak Rp 500 miliar dari pemerintah untuk di salurkan ke UMKM hingga saat ini baru sekitar Rp 300 miliar yang digunakan. Namun itu di bagi dua provinsi yakni Sumsel dan Bangka Belitung.

“Di masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak UMKM yang minta relaksasi seperti di perpanjang angsuran nya atau bunga nya yang di tunda selama antara 6 bulan sampai 1 tahun  sesuai dengan arahan pemerintah yang di atur di dalam PUJK No 11,” jelasnya.

Bank Sumsel Babel sudah melakukan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR)  sebanyak kurang lebih sepuluh ribu UMKM yang ada di Sumsel. Pihaknya saat ini fokus menyelamatkan UMKM yang sudah terdata agar mereka tetap bisa survive.

” Untuk pemberian baru dana KUR kita selektiv terlebih dahulu, kita cari bidang bidang yang bagus seperti pertanian, pangan dan perikanan,” ungkapnya.

Untuk penyaluran dana KUR mikro maksimum Rp 50 juta sementara KUR kecil maksimum Rp 500 juta per debitur.

Di tempat yang sama, ketua umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel, Febrita Herman Deru, mengharapkan dengan bantuan etalase ini para pelaku UMKM bisa lebih giat dan disiplin dalam memasarkan usahanya, fokus hanya satu produk saja, jangan ikut ikutan buat produk lain, jika sudah berhasil baru buat produk yang baru.

“Bantuan etalase ini berasal dari dinas perdagangan provinsi Sumsel dan CSR BSB yang diberikan kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid-19, yang terdiri dari kuliner,kerajinan dan lain lain,” tukasnya. (dyn)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *