Akses Jalan Dermaga Taman Nasional Sembilang Segera diBangun

 Akses Jalan Dermaga Taman Nasional Sembilang Segera diBangun

Bupati Banyuasin, Askolani, MOU dengan Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang Direktorat Jenderal KSDAE Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Bangun Taman Sembilang

Penulis  :  Rizki Apriyansa

Editor  :  Mamnuro’aini

BANYUASIN, SIBERSUMSEL.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Banyuasin melakukan penandatanganan MOU dengan Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang Direktorat Jenderal KSDAE Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Senin (05/10/2020).

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan dalam Mou kali ini dilakukan penandatangan kerjasama pemanfaatan sebagian kawasan Taman Nasional Sembilang untuk penghubung Dermaga pembangunan jalan Penyeberangan Kecamatan Karang Agung Ilir.

“Pembangunan jalan dan dermaga tidak hanya membuka keterisoliran wilayah saja tetapi akan ada multiefek dari pembangunan tersebut, karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sebagai lumbung pangan dan perkembangan arus barang,” kata Askolani.

Oleh sebab itu Askolani meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terutama Dinas PUTR dan Dinas Perhubungan untuk segera melakukan tindak lanjut  perencanaan pembangunan jalan dan Dermaga penyeberangan tersebut pada tahun anggaran 2021 yang akan datang.

Menurut Askolani Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga berkepentingan dengan Kawasan Taman Nasional Sembilang. Karena kawasan Taman Nasional Sembilang sebagai tujuan (destinasi) wisata hutan mangrove.

“Kami mohon dukungan dan kerjasama yang baik dari Kepala Balai dan Jajarannya agar dapat mewujudkan cita-cita tersebut. Keanekaragaman hayati yang ada seperti Burung Siberia, serta pengembanganDdusun Sembilang dapat menjadi nilai jual kepada para Turis baik lokal maupun internasional,” ungkap Askolani.

Kepala Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Pratono Puroso, menyampaikan taman nasional ini menjadi tempat pembelajaran pendidikan dan juga tempat pariwisata dari warga dunia internasional.

Taman Nasional Berbak dan Sembilang juga telah mendapatkan beberapa penghargaan dari dunia internasional mulai dari hutan mangrove dan Burung imigran.

“Kita berharap perjanjian sekarang ini bisa memperkuat sinergitas antara masyarakat dan Taman Nasional Berbak dan Sembilang dengan baik dengan 7 desa yang akan melalui jalan ini agar kita bisa saling menjaga,” harap Pratono.

Pratono juga mengatakan ada beberapa masalah di Taman Nasional Berbak dan Sembilang di Kabupaten Banyuasin yang menjadi kendala. Diantaranya kebakaran hutan, Pembalakan liar dan Pemburuan liar. Oleh sebab itu dirinya berharap agar para Camat, Kades serta tokoh masyarakat untuk turut serta aktif menjaga kawasan lahan utamanya Taman Nasional Sembilang disekitar lokasi yang menjadi objek kerjasama.

“Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama di Taman Nasional Berbak dan Sembilang bisa membangun hutan yang lestari dan membangun masyarakat Karang Agung menjadi sejahtera,” tukasnya.

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post