Bapas Kelas I Palembang Gelar Bimbingan After Care Klien Pemasyarakatan

 Bapas Kelas I Palembang Gelar Bimbingan After Care Klien Pemasyarakatan

Palembang, SSID,- Mewujudkan mantan warga binaan yang berkepribadian dan mandiri, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palembang menggelar Kegiatan Bimbingan After Care bagi klien pemasyarakatan Bapas Kelas I Palembang Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Palembang, Agus Prakosa BcIP SH MH, di Bapas Kelas I Palembang Senin (24/8).  Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai pembimbing dan nara sumber, Kepala Balai Latihan Kerja, Kadarman SE, Kabid Pembinaan dan Bimbingan Tehnologi dan Informasi, Pujiono Gunawan, Yayasan Pelita Bersatu, serta perwakilan dari Imigrasi, Rutan, LPP, LPKA dan Rubasan.

Kepala Bapas Kelas I Palembang, Agus Prakosa BcIP SH MH, mengatakan kegiatan ini berupa perwujudan yang berbasis anggaran dimana balai permasyarakatan memberikan bimbingan kepada peserta. Bahkan semua biaya kegiatan dan peserta ditanggung oleh negara dan peserta diberikan uang transport dan juga pakaian seragam serta alat tulis.

“Kegiatan Bimbingan After Care bagi klien pemasyarakatan kali ini di ikuti oleh 30 peserta dari 3 ribu anggota pemasyarakatan yang tersebar di 4 kabupaten kota di Sumsel. Jumlah peserta 30 ini berdasarkan hasil seleksi dan di sesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” kata Agus.

Menurut Agus, Bapas Kelas I Palembang dalam kegiatan ini memberikan pendampingan, bimbingan dan pengawasan kepada 30 peserta pemasyarakatan yang mengikuti kegiatan. Sehingga terwujudlah mental seseorang yang lebih baik lagi.

“Kegiatan ini untuk melatih mental para peserta baik mental secara kerohanian maupun secara kemandirian. Sehingga setelah masa hukuman mereka habis mereka siap untuk kembali hidup normal di tengah-tengah masyarakat. Karena mereka untuk kembali ke masyarakat setelah menjadi warga binaan itu bukanlah hal yang mudah. Di harapkan dengan kesempatan mendapatkan bimbingan dari kegiatan ini, para peserta siap bersaing menyongsong hari esok yang lebih baik lagi,” ungkap Agus.

Untuk kegiatan after care dipilih sesuai dengan bakat peserta dan bekerja sama dengan LPKA. Sehingga peserta yang sudah diberi bimbingan setelah bebas tidak merasa rendah diri ketika bertemu masyarakat. “Harapan kita mudah-mudahan pemerintah meningkatkan anggaran agar kita bisa memberikan bimbingan yang dikuti peserta yang lebih banyak lagi,” ungkap Agus.

Pejabat Pembuat Komitmen Bapas Kelas I Palembang, Adi Syardiansyah SE MSi, mengatakan Kegiatan Bimbingan After Care untuk klien  yang bebas bersyarat akan dilakukan selama tiga hari kedepan.

Menurut Adi, selama tiga hari ini akan ada juga seminar pengembangan diri asismen dan konsultasi sosial family suport group. Dimana klien harus membawa  salah satu keluarganya.

“Untuk kegiatan kemandirian peserta diberikan keterampilan berupa tanaman Hidroponik. Tanaman hidroponik merupakan kegiatan yang bisa di kerjakan sendiri, sangat mudah dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Jadi mereka masih dapat tetap produktif meskipun di lahan yang sempit. Untuk kerohanian berupa tausiah dan ruqiah, karena mungkin mereka perlu membersihkan diri agar lebih dekat dengan yang Maha Pencipta. Sehingga terhindar dari perbuatan yang tercela yang melanggar aturan,” jelas Adi. (Advertorial)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *