BPPD Kota Palembang Gelar Rakor Dan Evaluasi PBB

 BPPD Kota Palembang Gelar Rakor Dan Evaluasi PBB

Rapat Kerja Koordinasi dan Evaluasi PBB oleh BPPD Kota Palembang.

PALEMBANG, SIBERSUMSEL.com,- Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang gelar Rapat kerja koordinasi dan evaluasi Pajak Bumi dan Pembangunan (PBB) di Ballroom Hotel Kartika Sriwijaya, Kamis (15/6/23).

Kepala BPPD Kota Palembang, Herly Kurniawan, mengatakan rapat kerja koordinasi dan evaluasi ini fokus pada penguatan dan membahas strategi, serta regulasi PBB menjadi acuan kedepan.

“Wajib pajak PBB saat ini ada yang mengajukan pengurangan dan ada yang tidak membayar, yang jelas target kita terlalu besar,” kata Herly.

Herly menjelaskan, pada rapat koordinasi dan evaluasi kali ini berfokus juga pada pembahasan undang undang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Ia menerangkan bahwa harmonisasi Perda Kota Palembang tentang pajak dan Retribusi Daerah, sebagai tindak lanjut UU no 1 tahun 2022 tentang HKPD yang mengamanatkan harus dilaksanakan paling lambat 2 tahun setelah diundangkan.

Lanjut Herly, persiapan UU HKPD Kota Palembang telah memasuki harmonisasi di Kemenkumham.

“Kemudian pembahasan di DPRD dan akan dievaluasi Kemendagri RI,” ujarnya.

Selain itu Herly menambahkan, Undang-Undang HKPD juga mengatur nilai jual kena pajak.

“Penerapan UU turunannya Perda, kita sedang menyusunnya. Setelah itu, barulah Perwali,” tambahnya.

Dari hasil rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Herly menyebutkan akan melakukan optimalisasi bersama Kelurahan dan Kecamatan.

“Lurah dan Camat memang wajib, mereka juga dapat intensif dari PBB. Salah satu tugas mereka ialah menyukseskan PBB,” ucapnya.

Kendati demikian Herly juga menyampaikan, pemutihan pajak atau penghapusan denda di Kota Palembang sejauh ini banyak.

“Jadi selama ini masyarakat mengalami kesulitan membayar besarnya denda, dapat terselamat oleh momen ini,” pungkasnya.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post