DPRD Kota Palembang Gelar Rapat Paripurna ke-16 MP II

 DPRD Kota Palembang Gelar Rapat Paripurna ke-16 MP II

Rapat Paripurna ke-16 MP II DPRD Kota Palembang

PALEMBANG, SIBERSUMSEL.com,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang gelar Rapat Paripurna ke-16 MP II dengan agenda Penyampaian Rapat Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2022 oleh Walikota Palembang, Senin (22/8/2022).

Walikota Palembang, H Harnojoyo, mengatakan penyampaian rancangan peraturan daerah bertujuan memenuhi ketentuan pasal 317 ayat 1 UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU no 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Undangan yang hadir Rapat Paripurna ke-16 MP II DPRD Kota Palembang

Sebagaimana dijelaskan dalam peraturan pemerintah no 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah bahwa perubahan APBD memungkinkan apabila terjadi pertambahan yang tidak sesuai.

“Dengan asumsi kebijakan APBD terdapat keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran atau unit organisasi antar kegiatan dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan sisa anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran tahun berjalan,” terang Harnojoyo.

Harnojoyo memaparkan gambaran umum Raperda perubahan APBD kota Palembang tahun anggaran 2022 yakni Anggaran pendapatan pada perubahan APBD tahun anggaran 2022 pendapatan daerah kota Palembang diperkirakan sebesar 4,117 T naik sebesar 269 M dari target tahun anggaran 2022 sebesar 3,848 T.

Rapat Paripurna ke-16 MP II DPRD Kota Palembang

“Sedangkan rincian pendapatan daerah pada perubahan APBD 2022 diantaranya penerimaan pada kelompok pendapatan asli daerah yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain sebagainya,” ujar Harnojoyo.

Harnojoyo menyebutkan, untuk pendapatan asli daerah diperkirakan sebesar 1,378 T naik dari target APBD induk sebesar 1,337 T atau bertambah sebesar 41 M, untuk penerimaan kelompok pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan penerimaan transfer antar daerah dianggarkan sebesar 2,303 T atau bertambah sebesar 228 M dari target APBD induk sebesar 2,075 T.

“Dalam kelompok lain-lain, pendapatan daerah yang terdiri dari penerimaan hibah tetap seperti alokasi induk sebesar 435 M, namun dalam belanja umum dikarenakan adanya perubahan target pendapatan dan pemanfaatan sisa lebih anggaran sebelumnya, maka penambahan alokasi belanja yang bersumber dari pendapatan yang bersifat khusus atau mandat Polri yakni bantuan keuangan dari provinsi Sumsel,” jelasnya.

Walikota Palembang, Harnojoyo, usai Rapat Paripurna ke-16 MP II DPRD Kota Palembang

Pihaknya menambahkan, selain itu pada rancangan perubahan APBD TA dilakukan pergeseran belanja tidak terduga untuk menganggarkan kewajiban apabila atau hutang kepada pihak ketiga atas penyelesaian kegiatan pada tahun sebelumnya.

Rincian Belanja Daerah pada perubahan APBD TA 2022 adalah sebagai berikut, Belaja operasi sebesar 3,181 T bertamabh 241 M dari APBD induk 2,940, Belanja modal perubahan APBD dianggarkan sebesar 1,213 T karena banyak kewajiban menganggarkan pembayaran hutang pihak ketiga dan pengalokasian bantuan provinsi maka bertambah sebesar 569 M dari sebelumnya 644 M.

“Biaya tidak terduga yang dialokasikan ke APBD induk sebesar 232,04 M pada perubahan APBD dialokasikan sebesar 5,7 m atau berkurang 226,07 M, pada rancangan perubahan APBD 2022 tetap memprioritaskan anggaran untuk bidang pendidikan dan kesehatan,” tukasnya.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post