GPK Sumsel Desak Gubernur Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Di Diknas dan PUBM Sumsel

 GPK Sumsel Desak Gubernur Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Di Diknas dan PUBM Sumsel

Palembang, seputarsumsel.id,- Puluhan massa dari Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Karakyatan Sumsel melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (9/9). Dalam aksi unjuk rasa  Gerakan Pemuda Kerakyatan Sumsel menindak lanjutin Dana Bos dan Permasalahan jembatan musi VI yang belum tuntas.

Koordinator Aksi Gerakan Pemuda Kerakyatan Harno Pangestoe, mengatakan adapun tuntutan dari Gerakan Pemuda Kerakyatan Sumsel yakni mendesak gubernur Sumsel mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas PUBM dan Tata Ruang Provinsi Sumsel.

“Melalui inspektorat untuk segera melimpahkan permasalahan di Dinas Pemdidikan Sumsel kepada Aparat Penegak hukum terkait Dana BOS Afirmasi dan kinerja belum disalurkan sebesar Rp 53.812.867.000,00,- pada tahun 2019,” kata Harno.

Kemudian lanjut Harno, mereka meminta Gubernur Sumsel untuk bertanggungjawab atas Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Belajar Daerah yakni infrastruktur TA 2018 terhadap beberapa rekomendasi BPK RI.

Bahkan mendesak Gubernur Sumsel melalui inspektorat provinsi Sumsel untuk segera melimpahkan permasalahan Dinas PUBM dan Tata Ruang Prov.Sumsel kepada aparat Penegak Hukum terkait temuan BPK RI TA 2018 pada beberapa paket kegiatan.

Menurut Harno, beberapa paket kegiatan tersebut adalah Pelaksanaan pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Musi VI belum tuntas dan terdapat pembayaran ganti rugi tanah sebesar Rp. 6.825.390.168,00,- tanpa di dukung laporan penilaian KJPP.

Termausk juga pelaksanaan pembangunan jembatan mudi VI kota Palembang berlarut-larut dan terdapat pemborosan di dukung sebesar Rp 39.646.980.347,23,-. Juga terdapat kualitas tiga paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis Rp. 975.259.709,84,- dan belum di tindaklanjuti.

“Kami Gerakan Pemuda Kerakyatan Sumsel minta Gubernur Sumsel menindaklanjuti problematika dimaksud, supaya belanja daerah Sumsel dapat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat Sumsel khususnya dan Dana BOS afirmasi dan kinerja dapat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan yang bertujuan menciptakan generasi yang dapat berkompetisi di kancah internasional pada saatnya,” jelasnya.

Sementara itu Asisten I pemprov Sumsel Ahmad Najib mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dari Gerakan Pemuda Kerakyatan tentuanya akan di sampai kepada Gubernur Sumsel untuk di tindaklanjuti inspektorat. ,”Akan kita sampaikan tuntutan yang mereka minta kepada Gubernur,” ucapnya. (dyn)

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
--------------------------

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *