Gubernur Sumsel Bangga PALI Miliki Ponpes Terpadu La Tansa Mustika

 Gubernur Sumsel Bangga PALI Miliki Ponpes Terpadu La Tansa Mustika

Penulis : Sulipan

Editor   : Mamnuro’aini

  • Ponpes Berbidang Usaha Unggulan

PALI, SIBERSUMSEL.com,- Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyatakan rasa bangganya dengan Kabupaten PALI yang memiliki Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu La Tansa Mustika. Pasalnya tidak hanya menekankan ilmu keagamaan saja, Ponpes La Tansa Mustika juga menerapkan bidang usaha unggulan seperti menjahit dan membuat kaligrafi.

Hal tersebut terungkap saat Gubernur Sumsel, Herman Deru, dan Penjabat Bupati PALI, DR H Rosidin Hasan, menghadiri wisuda Tahfidz Angkatan ke III dan Peresmian Unit Kaligrafi Pondok Pesantren La Tansa Mustika Kecamatan Talang Ubi Minggu (28/03/2021). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres PALI, Kodim 0404 03 Kabupaten Muara Enim / Prabu/Pali, MUI, Kepala OPD Pemkab, SKPD.

Herman Deru mengatakan yang di terapkan oleh Ponpes Terpadu La Tansa Mustika dengan pendidikan keterampilan seperti menjahit dan membuat kaligrafi patut di tiru oleh ponpes lainnya.

“Saya inginnya ponpes di Sumsel seperti Ponpes Terpadu La Tansa Mustika ini, karena selain pendidikan agama, santri juga di bekali dengan keterampilan. Sehingga santri tidak hanya mengusai Agama Islam tapi juga memiliki keterampilan lain,” ungkap Herman Deru.

Karena menurutnya keterampilan tersebut merupakan salah satu keunggulan lainnya ponpes yang menciptakan kemandirian para santri untuk mengembangkan diri.

“Saya harap di masa mendatang ada ketrampilan unggulan lainnya untuk para santri, sehingga usai mondok santri tidak hanya mengusai ilmu agama. Tapi juga mampu mengembangkan diri di masyarakat dengan keterampilan yang dimiliki selama menuntut ilmu di ponpes. Dan meraih keseimbangan dunia akhirat untuk kehidupannya di masa mendatang,” harap Herman Deru.

Ia juga mendorong pemerintah dan kabupaten/kota melakukan pemerataan rumah tahfidz di daerah masing-masing. Pasalnya Pemprov Sumsel telah memulai program satu desa satu rumah tahfidz yang tersebar di 17 kabupaten / kota.

Program satu desa satu rumah tahfidz targetnya 3.500 rumah tahfidz. Dan dalam dua tahun ini sudah tercapai dan tinggal pemerataan saja.

Sementara Penjabat Bupati PALI, Dr H Rosidin Hasan M Pdi, mengucapkan selamat kepada anak – anak yang telah hafidz dari 1 Juz hingga 8 Juz. Rosidin berharap orang tua di PALI mendukung anak-anaknya dalam menghafal Al-Quran.

“Harta kita sebenarnya anak-anak yang soleh dan soleha yang jalan orang tua menuju surga. Oleh sebab itu kita harus mendukung anak-anak kita untuk menghafal Alquran,” kata Rosidin.

Sementara Pimpinan Ponpes Terpadu La Tansa Mustika, Yaya Suryana, mengatakan tepat 16 September mendatang, ponpes yang dipimpinnya ini berunur 3 tahun.

“Ponpes Terpadu La Tansa Mustika hingga saat ini sudah memiliki 300 orang santri. Bukan hanya warga PALI tapi juga berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Lubuk Lingau dan Lampung,” ungkap Yaya.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
--------------------------

Related post