Gubernur Sumsel Lantik Penjabat Bupati PALI

 Gubernur Sumsel Lantik Penjabat Bupati PALI

Penulis : Sulipan

Editor   : Mamnuro’aini

PALI, SIBERSUMSEL.com,- Gubernur Sumsel, Herman Deru, menunjuk Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mengisi kekosongan pemimpin yang ada di wilayah tersebut.

PJ Bupati PALI yang di tunjuk Herman Deru yakni yakni Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Rosidin Hasan Rabu (24/03/2021). Rencananya Rosidin Hasan akan menjadi PJ Bupati PALI setelah adanya hasil Pilkada yang mengumumkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk Masa Bakti 2021-2024.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan selama menjabat sebagai PJ, tugas Rosidin hampir sama dengan Bupati. Namun Rosidin Hasan tidak memiliki kewenangan untuk merotasi para Kepala Dinas.

“Saya harap Pak Rosidin Hasan bisa bekerja secara maksimal selama mengisi kekosongan di PALI, sampai nanti ada Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Setelah Pasangan Bupati Terpilih di lantik maka tugas Bapak Rosidin Hasan kembali menjadi Staf Ahli Gubernur,” kata Herman Deru.

Herman Deru juga menambahkan ditunjuknya Rosidin sebagai PJ lantaran PALI akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pasalnya Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan keputusan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nomor 366/PL.02.6-Kpt/1612/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI.

Sehingga, pasangan petahana Heri Amalindo- Soemarjono dibatalkan sebagai pemenang Pilkada serentak yang diselenggarakan (9/12/2021).

“Saya harap PJ Bupati bisa bersikap netral selama menjabat. Sesuai keputusan MK, PSU PALI harus dilaksanakan 30 hari sejak diputuskan,” ujar Herman Deru.

Sementara itu PJ Bupati PALI, Rosidin Hasan, mengatakan ia akan ikut mengawal untuk suksesi PSU di empat TPS yang sudah ditentukan oleh MK sehingga tidak menimbulkan konflik.

Menurut Rosidin Hasan, setelah dilantik ia akan mengumpulkan seluruh Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkompimda) Kabupaten PALI mulai dari Polres dan Kodim untuk ikut mengawal pelaksaaan PSU.

“Kita nanti juga akan undang dua pasangan calon dan para pendukungnya untuk duduk bersama serta membuat fakta integritas, apapun hasilnya untuk menerima apapun yang terjadi sesuai dengan prosesnya,” kata Rosidin Hasan.

Rosidi menjelaskan, selama menjabat ia akan bersikap netral. Sehingga roda pemerintahan Kabupaten PALI dapat berjalan dengan baik.

“Saya akan berdiri netral dan saya tidak ada kepentingan apapun, karena saya orang Provinsi untuk memastikan roda pemerintah tetap berjalan,” ujarnya.

Komisioner KPU Sumatera Selatan Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriadi, menjelaskan mereka saat ini masih melakukan perisapan untuk pelaksanaan PSU di Kabupaten PALI.

Ia mengungkapkan, KPU PALI memiliki waktu selama 30 hari setelah putusan MK dibacakan.

“Sekarang masih dipersiapkan untuk kebutuhan logistik,” kata Hepriadi.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
--------------------------

Related post