Kejari Banyuasin Peringati HBA ke – 60 Melalui Video Conferens

 Kejari Banyuasin Peringati HBA ke – 60 Melalui Video Conferens

BANYUASIN – Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke- 60 digelar serentak di seluruh Indonesia. Salah satunya Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin yang juga turut merayakan HBA tersebut yang di gelar di Kantor Kejari setempat, Rabu (22/07) pukul 10.00 WIB.

Acara peringatan Korp Adhiyaksa tahun ini berlangsung sederhana, potong tumpeng dan video confrens, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Momen ini sekaligus juga mengungkap kinerja Kejari Banyuasin selama setahun (22 Juli 2019-22 Juli 2020).

Keceriaan ini terpancar diraut wajah para jajaran penyidik didampingi istrinya dan staf juga dengan berpakaian seragam lengkap kebesaran Adhiyaksa.

Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Mochmmad Jeffri,SH, MH menyampaikan banyak kinerja yang dilakukan oleh masing-masing jajarannya dalam mengungkap kasus dan pendampingan hukum baik di pemerintah maupun masyarakat.

Seperti intel, pidsus, pidum dan datun kinerja yang telah dicapai cukup baik. Ada beberapa perkara yang telah dilakukan penyelidikan dan ditingkatkan ke penyidikan.

“Kami telah melakukan MoU 44 kegiatan di berbagai instansi pemerintah dan BUMN, Pidana khusus 2 Kegiatan, Pendampingan hukum 4 kegiatan dan penyuluhan hukum 1 kegiatan,”kata dia.

Selain itu ditahun 2019, berhasil lelang 6 unit kendaraan R2 dan R4 Rp.628 juta, eksekusi uang sitaan senilai Rp. 617 juta total setoran PNBP senilai Rp.1,246 miliar, dan serahkan minyak mentah 80 ribu liter ke PT. Pertamina.

Ia menyebut pada 29 Juli 2020, lanjutnya akan melelang barang rampasan berupa kendaraan 13 unit R2, 4 unit R4 dan 1 unit alat berat.“Dengan pencapaian kerja itu kami dari jajaran Adhiyaksa ini tidak merasa puas diri dan terus evaluasi untuk menjadi yang lebih baik dalam bekerja sebagai aparat penegakan hukum,”tutur dia.

Setahun ini juga, Jeffri menyebutkan berbagai laporan masyarakat dugaan penyimpangan terkait pengadaan barang dan jasa yang ada di pemerintah maupun dana desa.

“Laporan masyarakat ini lebih kearah politis sehingga tidak bisa diproses ke penyelidikan, dan ada juga yang diproses tapi tidak ditingkat ke penyidikan, kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat, “imbuh dia. (Adm)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *