Kerugian Negara di Dinkes Banyuasin Sudah Dikembalikan ke Kas Daerah

 Kerugian Negara di Dinkes Banyuasin Sudah Dikembalikan ke Kas Daerah

BANYUASIN – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan RI berkaitan kerugian negara di Dinas Kesehatan Banyuasin sebesar Rp.570 juta tahun 2019 dan kini muncul ke publik kembali, hal ini bisa dipastikan tidak ada masalah lagi karena sudah ditindaklanjuti.

Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan menjelaskan pemeriksaan keuangan Belanja Pegawai, Barang dan Jasa di lingkungan Pemkab Banyuasin rutin setiap tahun dilakukan oleh BPK RI.

Sejauh ini pihaknya belum mengantongi adanya temuan LHP BPK tersebut. Jika ada temuan kerugian negara berdasarkan LHP BPK, biasanya langsung ditindaklanjuti pada tahun itu juga oleh instansi terkait.

“Jadi, temuan BPK ini diberikan tengang waktu penyelesaian selama 60 hari. Sedangkan LHP itu tahun 2019 dan muncul lagi ditahun 2020 artinya masalahnya sudah lama selesai,” ujar Irian Setiawan saat dijumpai wartawan.

Ketika dikonfirmasi Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin DR dr Rini Pratiwi MKes membenarkan adanya pemeriksaan BPK terhadap mantan Bendahara yang sudah pensiun PNS tahun 2019. Rini menegaskan kerugian negara sebesar itu sudah dikembalikan oleh yang bersangkutan ke Kas Daerah ditahun itu secara bertahap.

Bahkan lanjut dia, setelah dikembalikan laporan kerugian itu telah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten, dan BPK menyatakan sudah tidak ada masalah lagi. “Kenapa muncul lagi ke publik berkaitan LHP BPK ini bisa jadi keterlambatan pemberitahuan itu untuk sebatas administrasi. Mungkin keterlambatan pemberitahuan itu terkandala Covid-19,” katanya.

Kalau temuan BPK ini tidak cepat diselesaikan oleh yang bersangkutan, jelas Rini tidak mungkin Banyuasin meraih penghargaan WTP ke-9 kali berturut-turut. “Jadi, tidak mungkin ada kerugian negara lagi semua yang berkaitan dengan laporan keuangan sudah baik,” tuturnya (Adm)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *