Melawan Petugas Pelaku Curas Sadis Tewas Ditembak

 Melawan Petugas Pelaku Curas Sadis Tewas Ditembak

Musi Banyuasin, SSID – Tim Gabungan Opsnal Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) Melumpuhkan pelaku curian dan kekerasan Tewas diterjang timah panad petugas., Rudi Hartono (30) warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Sabtu (05/09/2020) sekitar pukul 01.30 wib.

Tembakan dilepaskan petugas karena, tersangka

pencurian diserta kekerasan ini sangat meresahkan warga dan saat hendak ditangkap Tersangka berusaha melawan petugas dengan menggunakan senjata api rakitan jenis revolver.,saat pelaku berada di Desa Dayung, Kecamatan Batang Hari Leko.

pelaku Rudi hartono beraksi di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Muba pada bulan Februari 2019, September dan November 2019, ” terang Kapolres Muba AKBP Erlin Tang Jaya, SH, SIK. Saat memimpin press rilis di kamar jenazah RSUD Sekayu, dan tercatat ada lima laporan masuk di sejumlah kapolsek.,Penangkapan pelaku dipimpin kanit pidum ,Ipda Nasirin, SH terhadap tersangka Rudi.

Karena melakukan perlawanan terhadap anggota ,Kemudian diberi tembakan peringatan ke udarah .,namun aksi perlawanan oleh pelaku masih dilakukan sehingga jajaran satreskrim mapolres musi banyuasin ,melakukan tindakan tegas dan terukur ,dan pelaku terkena tembakan.”Nahas dalam perjalanan menuju RSUD sekayu , Tersangka akhirnya meninggal.

Sebelumnya lima orang kawan tindak kejahatan beraksi disejumlah lokasi, tanpa tebang pilih.,lima rekannya adalah Heri (30) warga Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Avivta alias Ujang Kribo (45) warga Desa Telang, Kecamatan Bayung Lincir dan Nash. Sementara Sidi alias Otong (30) warga Desa Dawas, Kecamatan Keluang meninggal dunia ketika melawan petugas saat akan ditangkap, jelas Erlin.

Hasil penyelidikan, komplotan perampok ini ternyata telah lima kali beraksi merampok pada tahun 2019 yang lalu. Pertama pada bulan November dengan menodong seorang ibu hamil dijalan dan merampas kendaraannya. Kedua, pada bulan November pelaku melakukan penodongan terhadap toke karet mengalami kerugian mencapai Rp 30 juta. Ketiga dan keempat dengan melakukan perampasan motor dijalan dan sejumlah uang. Terakhir dengan melakukan penodongan terhadap korban yang berada di dalam rumah dan harta bendanya diambil pelaku.

“Ajun komisaris besar polisi AKBP .ERLIN TANGJAYA mengatakan saya tidak segan-segan untuk menindak tegas pelaku pencurian diserta kekerasan di wilayah musi banyuasin. “Tegas kapolres..,(Shinta)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *