Menpora Puji Pembukaan FORNAS VI Sumsel Luar Biasa

 Menpora Puji Pembukaan FORNAS VI Sumsel Luar Biasa

Pembukaan FORNAS VI di Sumsel. Foto : Larassati (sibersumsel.com)

Penulis : Larassati

Editor : Nuraini

PALEMBANG, SIBERSUMSEL.com,- Opening Ceremony Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VI yang digelar meriah di Venue Dayung Jakabaring Sport City (JSC), Jumat (1/7) malam tak hanya menyisakan kesuksesan namun juga menuai ketakjuban banyak pihak tak terkecuali dari Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) RI Zainuddin Amali dan Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Hayono Isman. 

Mewakili Presiden RI Joko Widodo, Menpora RI, Zainuddin Amali, mengatakan bahwa olahraga masyarakat memang mungkin belum populer dibandingkan olahraga prestasi. Padahal sejatinya dalam  UU Nomor 11 tentang keolahragaan, ada 3 kelompok olahraga masing-masing yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga masyarakat. Dimana olahraga masyarakat dalam UU Nomor 11 tahun 2022 tentang keolahragaan dan juga Perpres Nomor 86 tahun 2021 masuk dalam desain besar olahraga nasional. 

Olahraga masyarakat menurut Menpora  berperan penting karena tidak mungkin dapat prestasi baik dan gemilang jika olahraga masyarakat ini tidak digerakkan dari dahulu. Dengan menjadi gaya hidup dan dihadirkan di tengah tengah masyarakat maka muncul talenta-talenta atlet berprestasi. Karena itu pula pemerintah terus berupaya memberikan ruang  yang sama bagi olahraga masyarakat. 

” Semua mulai menggeliat kembali. Setelah 2 tahun pandemi dan semua kegiatan terhenti baik olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga masyarakat. FORNAS VI Sumsel ini menjadi awal yang baik untuk menggerakkan kembali kegiatan di tengah masyarakat,” jelas Menpora. 

Atas penyelenggaraan yang luar biasa itu, Menpora juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel, H Herman Deru, yang telah dipercaya menjadi tuan rumah. 

“Saya tidak heran kalau Sumsel mampu, karena event-event internasional pun banyak digelar disini seperti Sea Games, ISG, Asian Games dan FORNAS VI. Ini luar biasa,” paparnya. 

Menpora bahkan memberikan bocoran bahwa, Sumsel dalam waktu dekat tak kalah membanggakan karena akan menjadi tuan rumah perhelatan dunia yakni World Cup U-20. 

“Banyak orang bertanya dan harus Saya katakan di sini jangan ada keraguan karena Jakabaring telah ditunjuk sebagai  stadion Piala Dunia U-20. Maka bersiaplah menjadi tuan rumah world cup U-20,” tegasnya. 

Dalam kesempatan itu Menpora juga mengakui salut dengan pegiat olahraga rekreasi masyarakat di Sumsel. Iapun berharap tren positif seperti ini dapat menjadi contoh penyelenggaraan FORNAS berikutnya tahun 2023 yang rencananya akan digelar di Provinsi Jabar. 

“Olahraga menjadi kebutuhan kita pada saat pandemi melanda negeri ini. Kepada para peserta mari jadikan ajang ini untuk bersilaturahmi maka jadikan ini ruang gembira menuju kebugaran kita semua. Jangan berambisi menjadi juara umum. Karena inilah sejatinya olahraga masyarakat yang bukan semata berkompetisi tapi mengutamakan silaturahmi, dan kebugaran,” imbuhnya.

Melalui FORNAS VI ini Menpora juga mengajak semua untuk mengembalikan lagi semboyan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga seperti tahun-tahun silam. 

Apresiasi dan rasa takjub tak hanya diungkapkan Menpora tapi juga Ketua Umum KORMI Hayono Isman. Menurutnya dengan anggaran yang tidak banyak namun penyelenggaraan FORNAS VI menakjubkan dan luar biasa. 

“Ini murah tapi tidak murahan. Tak bisa kita memumgkiri penyelenggaraan FORNAS VI Sumsel ini menakjubkan dan bisa jadi contoh bagi tuan rumah Fornas VII Jabar,” ujarnya saat menyampaikan sambutan. 

Hayono Isman juga mengaku bangga penyelenggaraan FORNAS VI di Sumsel yang menurutnya sangat luar biasa. Hal ini menurutnya tidak lepas dari dukungan dan suport dari Gubernur dan Wakil Gubernur serta Forkopimda Sumsel. 

“Kegiatan FORNAS VI ini untuk pertama kalinya dihadiri lengkap oleh 34 Provinsi di Indonesia dan jumlah peserta mencapai lebih 10.000 dari FORNAS sebelumnya. Pak Gubernur luar biasa telah berhasil mengangkat olahraga tradisional di Sumsel termasuk meningkatkan geliat pertumbuhan ekonomi,” ujar Hayono Isman bersemangat. 

Dia menyembutkan jumlah peserta FORNAS VI Sumsel ini tercatat tak kurang dari 12.142 orang dengan 55 induk olahraga tradisional dan kreasi budaya. 

Bahkan yang patut menjadi kebanggaan, katanya semangat dan kemandirian dimana 68 persen hadir secara mandiri dan sisnya datang dengan anggaran APBD. 

“Kita perlombakan kelompok usia anak-anak 3 persen, remaja 35 persen, dewasa 57 persen dan lansia 5 persen,” pungkasnya. 

Sementara itu Gubernur Sumsel, H Herman Deru, mengatakan Sumsel mendapat  kehormatan yang luar bisa dipercaya menjadi tuan Rumah FORNAS VI. Dimana lanjutnya Sumsel berani dan mampu bahkan dengan serius untuk mensuksekan penyelenggaraan ini pasca pandemi Covid-19. 

“Ternyata antuasiasme penggiat olahraga luar biasa karena masing-masing provinsi mengirimkan kontingennya baik dari anggaran APBD ataupun secara pribadi,” ujarnya. 

Tentu lanjut Herman Deru Sumsel sangat menyambut gembira kegiatan ini sebab kegiatan ini berdampak pada geliat ekonomi serta memantik gairah olahraga tradisional.ย 

“Kita tahu dengan adanya FORNAS VI ini semua perhotelan dan UMKM semua bergerak dan terasa dampaknya. Bahkan lebih dari itu semangat olahraga semakin timbul dengan adanya FORNAS VI di Sumsel. Selama ini olahraga masyarakat hampir tertinggal dibandingkan olahraga prestasi dan pusat tidak salah memilih sumsel jadi tuan rumah,” pungkasnya.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post