Pendapatan Uji Kir Dishub Banyuasin Menurun

 Pendapatan Uji Kir Dishub Banyuasin Menurun

BANYUASIN,SSID, – Dampak pandemi Covid-19 yang melanda wilayah Banyuasin berimbas pada sektor perekonomian masyarakat, tak terkecuali pemilik transportasi angkutan barang dan umum.

Kondisi ini berpengaruh terhadap pendapatan uji KIR yang menurun terhitung sejak Januari hingga Juni 2020 jumlah pendapatan tercatat 2.520 Kendaraan atau Rp114.968.000.“Jauh menurun dari target Rp400 juta yang diminta oleh Bapenda Banyuasin pesimis tercapai,”uja Kasi TU UPTD Dishub Banyuasin Adi Pranoto

Jika dibandingkan pendapatan pada Juni 2019 lalu semestinya kata dia terkumpul sebanyak 2.896 kendaraan atau nilainya Rp131,842.000.“Tahun itu hanya ditargetkan Rp227 juta pertahun over target hingga Desember 2019 mendapat Rp283.701.000,”terang dia.

Dia menyebut setiap tahun wajib KIR yang membayar sebanyak 5000 unit terdiri mobil angkutan barang dan umum yang melakukan uji KIR secara berkala.

Jumlahnya variatif diperkirakan 20 unit perhari atau Rp25 juta per bulan dan wajib KIR membayar Rp50 ribu per enam bulan sekali untuk disetorkan ke pendapatan daerah.

“Kita selalu over target dari yang ditentukan pihak pendapatan daerah dan tahun lalu PAD Uji KIR kita mencapai. Tapi tahun ini dengan target Rp400 juta tidak terkejar lagi,”tandas dia. (Adm)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *