Penghasilan Berkurang Akibat Kapal Ponton, Nelayan Tuntut Perusahan Tanggung Jawab

 Penghasilan Berkurang Akibat Kapal Ponton, Nelayan Tuntut Perusahan Tanggung Jawab

Nelayan Desa Lebung, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan mendatangi Kantor Satuan Intelkam Polres Banyuasin Banyuasin, melaporkan Perusahaan Batubara yang telah merugikan nelayan

Banyuasin, seputarsumsel.id,- Puluhan nelayan Desa Lebung, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan mendatangi Kantor Satuan Intelkam Polres Banyuasin Banyuasin, pada Rabu (16/09).

Hal ini guna menyampaikan aspirasi nelayan khusus masyarakat Desa Lebung berkaitan dengan parkirnya atau menyandarnya kapal ponton batu bara di daerah mereka.

Koordinator Aksi, Indosapri, mengatakan penyampaian aspirasi ini sebenarnya sudah difasilitasi untuk diskusi dengan pihak perusahan yang digugat. Namun hasilnya ternyata yang hadir bukan bagian jasa kapal tapi bagian batu bara.

“Disini kami kecewa, tapi nanti akan kita tunggu 3 hari kedepan, Tentu disini pertanggungjawaban yang kami minta,” katanya.

Disampaikan Indosapri, efek dari bersandarnya Kapal tersebut membuat penghasilan para nelayan yang mencari ikan disungai dengan cara menjaring menjadi berkurang.

“Penghasilan yang selama ini rata-rata mencapai Rp 500 ribuan/hari , nah ketika ada kapal yang bersandar jauh sekali menurun. Kami mengharap menjadi keluhan masyarakat bisa dikasih solusi,” tegasnya.

Sementara Staf Humas dari pihak perusahaan Batubara, Eko Handoko, yang ada pada kesempatan tersebut menyampaikan akan mengkoordinasikan dengan pimpinannya.

“Kami meminta waktu kepada masyarakat dan kami akan melaporkan aspirasi kendala dan keluh kesah dari masyarakat ke asosiasi pemilik kapal dan Menegemenet perusahaan yang ada di Palembang,” ujarnya. (riz)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *