Satgas Halal berikan Kemudahan Pelaku Usaha

 Satgas Halal berikan Kemudahan Pelaku Usaha

Palembang, seputarsumsel.id,-Kanwil Kemenag Sumsel memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan satuan tugas (Satgas) Halal Provinsi Sumatera Selatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan memberikan bantuan mobil operasional.

Penyerahan bantuan mobil operasional dilakukan langsung PLT. Kakanwil Kemenag Sumsel H. Abadil S.Ag, M.Si kepada Ketua Satgas Halal Drs. Yauza, M.Pd.I disaksikan Kepala Bidang Urais H. Putloro Setiono Hendrik M. Pd.I dan Kasubbag Umum dan Humas Dr. H. Saefudin M.Si.

Abadil berharap, mobil operasional ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan mobilitas tim Satgas Halal Sumsel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Keberadaan Satgas Halal sangat urgen memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk memperoleh sertifikat halal. Sertifikat halal sendiri paling tidak memberikan status legalitas terhadap suatu produk, dan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha untuk berkompetisi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Abadil.

Dia menuturkan, dalam rangka merealisasikan Undang-undang Nomor 33/2014 tentang jaminan produk halal, pemerintah melalui Kemenag telah membentuk BPJPH dengan harapan BPJPH dapat memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk menggunakan atau mengkonsumsi semua produk yang digunakan.

“Untuk menunjang kegiatan Kemenag Sumsel telah melakukan berbagai langkah, seperti melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada instansi/lembaga terkait dengan produk halal, membentuk Satgas Halal Daerah Sumsel dan kabupaten/kota, serta melaksanakan pembinaan dan sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat,” terang Abadil.

Sementara itu, Ketua Satgas Halal Daerah Sumsel Drs. H. Yauza Efendi M.Pd.I mengaku bantuan ini makin meningkatkan semangat dan motivasi mereka dalam melayani masyarakat Sumsel.

“Alhamdulillah sejak dibentuk pada 2019, hingga kini ada 93 pelaku usaha yang mengajukan permohonan sertifikasi. Sebanyak 40 di antaranya sudah mendapat sertifikat dan diserahkan langsung oleh Kakanwil beberapa waktu lalu. Sisanya sedang diproses di sidang fatwa MUI dan masih dalam proses survei. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pelaku usaha yang mengajukan permohonan sertifikasi,” harap Yauza. (dyn)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post