Tingkatkan Keahlian, 183 Pelajar Ikuti Uji Sertifikasi

 Tingkatkan Keahlian, 183 Pelajar Ikuti Uji Sertifikasi

Penulis : Sulipan

Editor : TW Syakroni

PALI- Sebanyak 183 orang peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I (SMK N I) Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, mengikuti uji sertifikasi.

Pelaksanaan sertifikasi siswa yang merupakan bantuan pemerintah pusat, berupa fasilitasi Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1) SMK Negeri 1 Penukal tahun 2020 itu, dilaksanakan mulai 24 hingga 28 November 2020.

Bertempat di SMK N I Penukal, di Desa Babat Kecamatan Penukal, Selasa (24/11/2020), uji sertifikasi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, melalui Kasi Peserta Didik SMK ; Dr. Kencanasari, M.Pd., via aplikasi Zoom Meeting.

Dikatakan Kencanasari, bahwa pelaksanaan uji sertifikasi itu merupakan bentuk dukungan pemerintah, agar peserta didik atau lulusan SMK dapat bersaing pada dunia industri di era global saat ini.

Di Sumsel, LSP P1 SMK N I Penukal merupakan salah satu dari tiga LSP yang menerima bantuan tersebut.

“Sesuai visi misi Sumsel, kita memang harus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Lulusan SMK dituntut memiliki kemampuan yang kompetitif, sehingga mampu bersaing di dunia industri dan dunia kerja (IDUKA),” tutur Kencanasari, dari Kantornya, di Palembang.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri I Penukal ; Drs. Rahmad Sunanto, merasa bangga, karena LSP P1 SMK Negeri I Penukal dapat menjadi salah satu penerima bantuan dari pemerintah pusat, untuk mengadakan uji sertifikasi kali ini.

“Harapan kita, ke depannya semua guru dan juga peserta didik dapat kian meningkatkan kemampuan. Sehingga output yang dihasilkan SMK dapat turut bersaing dan menunjukkan eksistensi di IDUKA,” singkatnya.

Pada uji sertifikasi tersebut, melibatkan 8 asessor yang terdiri dari 6 asessor internal SMK Negeri I Penukal dan 2 dari SMK Negeri I Talang Ubi. Guna menghasilkan objektivitas hasil uji, asessor dari internal sekolah itu pun, merupakan guru yang tidak mengajar pada kelas peserta yang ikut uji sertifikasi (asesi).

“Dari 183 asesi ini terdiri dari peserta didik kelas XII tiga jurusan yakni Program keahlian Tehnik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Tehnik Komputer dan Jaringan (TKJ), Akutansi Keuangan Lembaga (AKL),” papar Ketua LSP P1 SMKN I Penukal ; Dian Nurdianto, S.Pd.

Ditambahkan Dian, bahwa uji sertifikasi itu dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan yang ketat, dengan peserta per sesi yang dibatasi. Sehingga berlangsung lebih lama, yakni selama 5 hari.

“Harapan kita semuanya lulus dan dinyatakan kompeten. Sehingga output dari SMK Negeri I Penukal mempunyai sertifikasi kemampuan yang tak diragukan lagi, serta bisa bersaing di IDUKA” imbuhnya.

Selain peserta dan asessor, pada pembukaan uji sertifikasi, juga nampak hadir para undangan, antara lain perwakilan Honda Astra Motor (AHM), Bank BRI, dan Palcomtech Prabumulih.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *