Polres Banyuasin Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

 Polres Banyuasin Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

BANYUASIN — Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin menggelar simulasi penanganan karhutla, yang di buka langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.K, bertempat di halaman Mapolres Banyuasin, Polda Sumsel, Rabu (22/07).

Kegiatan tersebut di ikuti angggota Polres Banyuasin, anggota Manggala Agni, anggota Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin dan Komando Daerah Meliter (Kodim) 0430 Banyuasin.

Dalam simulasi tersebut dengan sigap sejumlah anggota Polri dari Polres Banyuasin, anggota TNI dari Kodim 0430 Banyuasin, Manggala Agni dan BPBD Bamyuasin diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar lahan hutan tersebut.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK mengatakan pemadaman api dilahan hutan merupakan bentuk simulasi  Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Simulasi penanggulangan Karhutla, kami melibatkan, Kodim 0430 Banyuasin, Manggala Agni dan BPBD Banyuasin,” jelas Kapolres AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK saat membuka kegiatan simulasi penanggulangan Karhutla di halaman Mapolres Banyuasin, Rabu (22/07).

Dia juga mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergitas dalam rangka penanggulangan Karhutla secara proporsional dan professional.

Menurutnya, semua jenis bencana dapat dikatakan penyebabnya adalah ulah manusia, seperti kerusakan lingkungan dan kebakaran yang telah mengancam di tengah kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu diperlukan upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin sehingga perlu dilakukan upaya-upaya sedini mungkin baik pada waktu sebelum, saat kejadian dan setelah kejadian,” Kata Danny.

Dijelaskan pula, bahwa penanggulangan kebakaran lahan dan hutan harus dilakukan secara terkoordinasi dan kerjasama terpadu yang tidak hanya melibatkan pemerintah saja bahkan seluruh lapisan masyarakat, swasta , dan relawan.

“Semua intansi terkait, relawan dan masyarakat punya peran penting dalam  penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” papar Danny.

Danny menjelaskan bahwa kehadiran semua pihak dilapangan perlu didukung dengan kemampuan dan ketrampilan serta sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat bertindak secara proporsional dan profesional.

“Kemampuan dan ketrampilan tidak akan datang begitu saja tanpa adanya pelatihan, sehingga hari ini kita melaksanakan apel simulasi penanggulangan Karhutla, ” pungkas dia. (Adm)

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *