Proyek Galian Pipa PDAM Rusak Drainase dan Sisi Jalan

 Proyek Galian Pipa PDAM Rusak Drainase dan Sisi Jalan

Penulis : Sulivana

Editor : T Wibawa

PALI,SIBERSUMSEL.COM,-Upaya Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat berupa air bersih patutlah diapresiasi,Dana yang di keluarkanpun cukup pantastis,hingga mencapai puluhan milyar rupiah. Namun dalam proses tersebut kemudian beberapa persoalan baru justru bermunculan.

Selain sengketa lahan intake Simpang Raja yang hingga kini belum menemui penyelesaian, penggalian pipa jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)Tirta PALI Anugerah di sepanjang sisi jalan ibukota PALI, Pendopo Talang Ubi, juga dikeluhkan masyarakat setempat.

Pasalnya, pasca digali untuk menanamkan pipa, bekas tanah yang berada di sekitar parit (drainase) itu justru menyumbat saluran air. Tak hanya itu, timbunan tanah yang masih labil kerap menyebabkan kendaraan roda empat yang melintas, terbenam tak bisa melaju.

“Tujuannya baik, untuk mengatasi persoalan air bersih yang sangat langka di kota ini. Namun, entah akibat tergesa-gesa atau kenapa, proyek galian PDAM ini terkesan merusak infrastruktur yang telah ada. Misal parit,” cetus Iwan, warga Talang Ubi, Kamis (1/10/2020).

Ditambahkan Iwan, di Ibukota PALI ini memang terlampau sering pekerjaan gali menggali. Selain proyek PDAM yang kini dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM), juga telah beberapa kali pekerjaan serupa dilakukan untuk instalasi jaringan gas, Telkom dan PLN.

“Andai perencanaan tata kotanya fix, semestinya bisa dirancang agar pekerjaan tersebut bisa serentak, atau setidaknya sudah disiapkan letaknya. Sehingga tidak terlampau sering bongkas pasang. Apalagi merusak infrastruktur yang sudah ada,” ungkapnya.

Akibatnya, Iwan menyebut penduduk yang bermukim di sepanjang jalur penggalian itu, berpotensi dirugikan. Tak hanya rusaknya drainase dan akses titian dari jalan menuju ke rumah warga, tanah galian pun kerap meluber ke jalan raya.

“Kalu bahase dusun, ikaklah namenye tekentut temising. La selame ikak Pendopo susah ayik, ngape idak dari dulu begoyo diijeke. Apelagi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tandas Iwan.

Sementara itu, terkait keluhan warga menyangkut pekerjaan penggalian pipa PDAM yang dilaksanakan oleh Dinas PERKIM Kabupaten PALI itu, Plt Kepala Dinas PERKIM ; Ahmad Hidayat ST, hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi.

Bagikan konten :

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *