Wasek PWI Sumsel Sesalkan Tindakan OknumPLN

 Wasek PWI Sumsel Sesalkan Tindakan OknumPLN

Penulis ; Septi

Editor ; TW Syakroni

Palembang, SIBERSUMSEL.COM,-Lima orang oknum petugas PLN diduga telah melakukan tindakan semena-mena saat mendatangi pelanggannya di kawasan perumahan tahap III jalan Alamiah Suak Simpur, Sukabangun 2 Palembang. Hal ini sebagaimana dikatakan Redaktur Surat kabar harian Extranews Suprapto Ramadhan kepada sibersumsel.com (18/3/21). Diakui Suprapto memang dia ada keterlambatan membayar rekening tagihan listrik lantaran kesibukan dirinya beberapa bulan terakhir ini rutin berobat jalan karena sakit yang dideritanya.

Namun ia sangat menyayangkan sikap 5 oknum yang mengaku petugas dari PLN bersikap kasar dan terkesan ingin memalukan dirinya dimuka warga sekitar tempat tinggalnya.

“Tanpa etika mereka langsung membuka pagar dan langsung mengeluarkan kata-kata bernada menghakimi, sembari mengeluarkan secarik kertas dan berujar, bila tak melunasi tunggakannya hari itu juga meteran akan dibongkar” tutur Suprapto yang juga sebagai Wakil Sekretaris PWI Sumsel ini rada kecewa.

Dikatakannya, tak jelas nama oknum itu, karena tidak mengenalkan diri dan tidak menunjukkan identitas. Tak sampai disitu yang seorang diketahui berkacamata dan berbaju putih berucap dengan nada menekan serasa meremehkan mengatakan, “ Kan sudah diperingati, ngapo kamu masih nunggak,” kata Suprapto mengutif ucapan oknum itu.

Merasa dirinya belum genap dua bulan menunggak, pelanggan yang diketahui adalah tokoh masyarakat dan Ketua RT setempat memohon jeda waktu pembayaran agar besoknya untuk dilunasi karena menurutnya masih ada jeda tiga hari sebelum tanggal 20. Namun para oknum itu tak mau tahu dan mendesak hari itu juga harus dilunasi. Karena tidak menginginkan terjadi keributan akhirnya iapun berjanji akan melunasi hari itu juga diperkirakan sekitar jam tiga sore (16/3/21)

Ketiga oknum dengan wajah tidak bersahabat itu kemudian berlalu menuju mobil, namun bersamaan ketiga oknum itu tiba di mobil, dari dalam mobil itu terdengar suara keras. ” Sudah bayar dio,”? kemudian dijawab oleh oknum yang lain “ jam tiga, jam tiga kagek,” dengan suara yang tak kalah keras dan disengaja agar dirinya malu sehingga didengar oleh sebagian warga.

Ketika ditanya mengapa dirinya sampai telat membayar rekening listrik, ia mengakui jika keterlambatan membayar tagihan rekening listrik ini adalah kesalahan dan kelalaiannya sebagai pelanggan. Namun yang disesalkan adalah tindakan dan cara – cara yang ditunjukkan oleh petugas lapangan yang dinilai tidak bersahabat dan menganggap remeh pelanggannya.

“ Kelalaian hingga menunggak ini memang kesalahan saya, saya tidak menyesalkan PLNnya tapi yang saya sesalkan para petugas lapangannya yang tidak tahu sopan-santun, padahal sudah tua semua. Kita ini sudah dialam merdeka tidak boleh satu pihak ke pihak lain mengintimidasi.

Ketua Forum RT dan tokoh pemuda Kelurahan Sukajaya Usman Sya’ban ikut memberi komentarnya, ia meminta agar masyarakat tidak lalai dengan kewajibnya. Namun disisi lain mohon petugas lapangan menagih dengan cara-cara yang baik.

“ Kami mohon agar petugas penagih pembayaran listrik pln agar melakukan tugas nya dengan cara-cara yg baik apalagi kondisi masarakat di masa pandemi sekarang perekonomian masarakat sangat susah,” katanya.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) RM.Taufik Husni mengatakan kalau memang benar ada oknum-oknum yang bertindak seperti itu bisa dilaporkan. Karena tidak ada yang lebih tinggi dari hukum.

“Kalau memang benar ada oknum yang seperti itu silakan dicatat siapa namanya dan dilaporkan ke pihak PLN. Kalau dia petugas PLNnya bisa kena punishment apalagi outsorcing pasti kena sangsi, begitu saya kira,” jelas Taufik melalui sambungan selulernya.

Sementara itu Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Palembang, Nanang Prasetyo saat dihubungi via selelur terkait permasalahan ini tidak memberikan jawaban.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
--------------------------

Related post