Kebakaran Dahsyat di Ogan Ilir, Diduga dari Penampungan Minyak Ilegal

 Kebakaran Dahsyat di Ogan Ilir, Diduga dari Penampungan Minyak Ilegal

Kebakaran di Ogan Ilir diduga dari penampungan minyak ilegal

Penulis : Dede Febriansyah

Editor   : Mamnuro’aini

OGAN ILIR, SIBERSUMSEL.com,- Peristiwa kebakaran dahsyat terjadi di Ibul Besar II Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Api diduga berasal dari bongkar muat minyak dari atas mobil ke dalam drum penampungan minyak. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya dua korban mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Pantauan awak media di lapangan, kejadian itu terjadi di kawasan pemukiman warga, tepatnya di kawasan pinggir Jalan Lintas Sumatera, Desa Ibul Besar II, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel, Kamis (25/2/2021) malam.

Dari informasi yang dihimpun, ledakan api tersebut berasal dari bongkar muat minyak dari atas mobil minibus ke dalam drum yang berada tepat di samping jembatan kecil milik salah satu warga.

Tak berselang lama, sekitar 6 mobil pemadam gabungan dari kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang datang berjibaku memadamkan api. Sekitar 2 jam api baru dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Fikri (19), saksi yang pertama kali melihat kobaran api yang tinggal dikawasan dekat lokasi kejadian mengatakan, api bermula saat pemilik mobil minibus tersebut sedang melakukan bongkar muat minyak dari atas mobil kedalam penampungan tempat mengumpulkan minyak.

“Sebelum kejadian mobil minibus Grand Max memindahkan minyak BBM dari dalam mobil ke penampungan minyak, kegiatan itu juga ilegal tapi warga sini hanya tutup mata,” ujar Fikri saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Jumat (26/2/2021).

Diakuinya, awal mula kejadian saat dirinya sedang duduk di pondok, tidak lama berselang terdengar ledakan yang di duga berasal dari mesin genset penyedot minyak tersebut.

“Saat lagi nongkrong di pondok itu, tiba-tiba api sudah mulai besar dan menyambar mobil dan 2 motor dekat tempat asal pertama api,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Desi (54), seorang warga yang rumahnya ludes terbakar juga mengatakan, diduga api yang ikut menghanguskan rumahnya itu berasal dari tempat bongkar muat minyak ilegal.

“Kebakaran tersebut berasal dari tempat bongkar muat minyak ilegal yang meledak, dulu juga pernah begitu sekali dan sudah sering, saya lupa sudah berapa kali. Tapi kali ini rumah saya yang kena imbas,” terangnya.

Beruntung, saat kejadian Desi dan keluarga langsung lari menyelamatkan diri. Meski sempat panik karena sewaktu kebakaran listrik juga padam. Hanya pakaian dan mukena yang dikenakannya yang selamat.

“Kami langsung lari, mana saat itu listrik padam, kami panik takut campur aduk jadi satu. Intinya kami minta ganti rugi atas kebakaran rumah kami ini,” katanya.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa terjadi kebakaran di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

“Untuk saat ini kita masih melakukan olah TKP, menurut informasi masyarakat kebakaran diduga berasal dari tangki minyak yang meledak hingga menyambar rumah warga yang berada di lokasi kejadian. Atas musibah ini ada dua korban yang mengalami luka bakar dan sudah di larikan ke RS Bari Palembang, serta 3 unit mobil dan dua unit motor yang ikut terbakar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Setidaknya, setelah api berhasil dipadamkan, terpantau sekitar 6 rumah ludes terbakar. Dua korban yang belum diketahui identitasnya alami luka bakar langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Share this:

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
--------------------------

Related post